Pelik

Putus cinta mana yang tidak sakit
Patah hati mana yang tidak hancur
Alasan apapun rasanya akan sama saja
Pasti sakit
Dan pasti hancur
Harapan-harapan yang sudah di bangun kokoh seketika hancur, buyar, berantakan
Sekuat apapun aku tahankan jika sudah berjalan sendirian akan terasa juga beratnya
Kata pamit mungkin mamang lebih cocok untuk kita
Banyak yang menginginkan kita jauh
Dan kau malah ikut arus
Dan akhirnya kita tenggelam
Tenggelam akan kekhawatiran kita sendiri
Tenggelam akan fikiran-fikiran yang menancap di kepala
Menangis pun sudah tak mampu
Namun isi kepala penuh dengan rasa bersalah yang aku sendiri tidak tahu letak salah ku dimana
Mereka bilang harus lebih bahagia
Yah, akan ku pastikan aku bahagia
Sudah ku lewati banyak ranjau
Mengapa aku tidak berhak bahagia?
Lelaki penipu itu dengan tidak tahu diri nya berlari meninggalkan masalah besar
Lalu kini,
Apalagi
Masalah hadir kembali
Rumah, bukan lagi tempat kembali yang menyenangkan
Ia, bukan lagi tempat yang menenangkan
Sampai membenci diri sendiri
Layaknya aku mati, tapi pikirku tidak
Tidak boleh pergi dulu
Aku ingin melihat siapa yang kelak akan membersamaiku
Seperti apa anak-anak ku kelak
Dan kini,
Aku panjatkan doa terbaik
Untukku
Dan orang-orang yang kusayangi

Komentar

Postingan Populer