Dari aku, selamat cinta

Hai,
Aku ingin mengucapkan sesuatu
Mungkin untuk yang terakhir kali sebelum kita benar-benar asing
Kalau pergi, sudah lama kita lakukan bukan?
Jadi, dengarkan aku baik-baik kali ini
Aku tidak tahu
Entah rasa kasih atau sekedar sepi yang membelenggu
Atau ini hanya sekedar suasana merindu yang berkobar didalam sana
Sesekali aku tidak perduli denganmu
Membiarkan kau yang benar-benar tanpa kabar
Dan jika difikir, ini bukan salahmu memang
Salahku yang tak pernah bisa memakai logika
Salahku yang tak pernah bisa benar-benar pergi dan melupa
Aku masih saja selalu membuka tanganku dengan harapan kita akan kembali
Aku pikir memang tidak ada perpisahan yang baik-baik saja
Salah satu atau keduanya akan merasakan pilu
Tapi kita harus memulai dengan yang baik
Mengikhlaskan sesuatu yang sudah digenggam
Membiasa dengan ketidak hadirannya
Membuang jauh-jauh kesedihan-kesedihan
Mencoba kembali menyatukan gelas yang tlah hancur
Membaru dan tumbuh dari luka-luka lalu
Butuh waktu bertahun-tahun untuk kembali membuka pintu
Akan terasa menakutkan untuk berbaur dengan sosok yang baru
Ini, bukan perkara rasa cinta yang berlebihan
Tapi pada luka yang tertumpuk yang harus dipendam sampai benar-benar sembuh
Pada luka dan kenangan yang terus berputar setiap malam
Pada hal-hal yang semestinya tidak terjadi
Berkali-kali kau ucap maaf
Berkali-kali kusalahkan diriku
Berkali-kali juga kusalahkan keadaan
Perih yang sungguh tak tertahankan
Melihat kenyataan, aku belum siap jika melihatmu bersama yang lain
Bahkan mungkin tak pernah siap
Aku memang egois
Lalu kau akan apa?
Memarahiku?
Bila ada sesuatu yang dapat memutar waktu
Aku berharap kita tak pernah ada
Kebahagiaan yang pernah kita buat justru menjadi momok paling menakutkan
Kita sudah berada di fase yang berbeda
Kau dengan kerumitan pemikiranmu dan pelarian yang selama ini terus saja kau lakukan
Aku dengan keluguan dan kebodohan yang masih saja rela menunggu meski hal itu tak pasti
Semua remuk dan hancur menjadi perpaduan sakit yang sempurna
Dan, kemudian
Pada akhirnya semua kesedihan akan membawa pada diri yang lebih kuat
Entah itu hanya sementara atau selamanya
Entah itu melupa atau menghindar
Menjadi orang baru yang dibangun dari kesedihan-kesedihan masa lalu
Aku harap setelah ini akan banyak bahagia yang menghampirimu, aku atau kita
Semoga semua rapal doaku satu-satu akan berwujud
Selamat cinta
Semoga kita berbahagia
Berbahagialah

Komentar

  1. Satu blog yg udah cukup mewakili perasaan. mau kirim ke orangnya takut dianya bodo amat dan gamau baca hahah

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer