Masih dengan detak yang sama

Kala kita bertemu
Aku seperti merasa bahwa pertemuan ini adalah pertemuan terakhir
Aku bahkan ingin berlama lama disini, tak ingin melepas momen yang sangat jarang ini
Aku ingin sekali waktu terhenti
Aku akan merekam pertemuan yang sangat jarang sekali kau mengiyakan permintaan ku untuk bertemu
Konyol memang
Aku ingin mengambil fotomu, merekam tingkah lakumu
Tanpa sepengetahuan dan tanpa penolakan darimu yang seperti biasa kau lakukan jika aku mulai ingin merekam kegiatan kita
Namun, saat kita bertemu sebenarnya aku seperti kembali pada momen dimana saat kau meminta pergi demi kebaikan kita
Menyesakkan, rak yang sudah ku susun rapi menjadi berantakan seketika
Sampai pada akhirnya di titik ini
Kita saling mendiam
Menyimpan rindu dan sendu pada masing-masing kalbu
Tanpa ucapan hai, apa kabar, dan bagaimana harimu
Yang ada kita malah beradu argumen, bertengkar layaknya anak kecil yang tak mau mengalah
Lucu sekali
Kau mengesalkan
Tapi aku suka

Kapan lagi, aku bisa seperti ini berada di hadapanmu, dekat, sangat dekat
Tapi tetap saja, ada sekat yang sangat terasa
Kau pun pasti juga merasakan hal yang sama
Meski begitu, detak jantungku yang berubah menjadi lebih cepat tak terelakkan
Ternyata detaknya masih sama
Penyebab detaknya juga masih sama
Meski ada banyak hal yang menuntut kita untuk diam saja
Tanpa melakukan apapun padahal jarak antara kita sangat dekat
Biarkan saja, seperti yang sering ku dengar semesta yang akan bekerja
Apakah kita akan semakin dekat atau malah sebaliknya



Komentar

Postingan Populer