Ekspektasi

Disamping mu ada aku, yang kadang entah apa yang ada di belakang sana yang malah menjadi pusat perhatianmu
Aku harus menunggu sampai aku benar benar terlihat olehmu
Sampai kau benar benar tak menoleh selain kepadaku
Aku tau, bukan hanya aku yang menjadi tujuan hidupmu
Aku tak pernah meminta untuk menjadi yang utama atas segala tujuanmu
Aku dengan seluas hati menerima menjadi angka yang kesekian untuk kelak menjadi angka terakhir untuk kau hitung
Jika kerendahan hatiku masih belum cukup
Katakan apa yang semestinya, bukan diam dan membiarkan ini semua berlarut sedemikian rupa
Kau yang seorang lelaki pun dapat merasakan sakit ketika harapmu mengecewakan
Aku pun begitu
Aku tidak mundur, tidak ingin mundur hingga harus berada di belakang mu
Aku hanya ingin keberadaan ku tepat ada di samping mu
Namun, layaknya berimajinasi dan selalu berandai
Aku tersadar ini hanyalah sebuah khayal dengan ekspektasi yang membuat ku melambung dan jatuh tak karuan

Komentar

Postingan Populer